Freitag, April 02, 2004

Musim semi datang

Seminggu sudah pergantian waktu dari winter ke sommer, yang biasanya selisih waktu Jerman dan Indonesia (wib) 6 jam sekarang jadi 5 jam. Sementara suhu sudah mulai panas, hari ini mencapai 17 derajat. Jam 8 malam pun matahari masih ada, waktu siang jadi panjang. Asyyiiikk..., hari ini kita main ke fruehjahrsmesse, tempat permainan anak2. Di waktu musim dingin paling asyik main salju dan kalau musim panas enak jalan2. Apa lagi Dzakiyyah, winter senang...sommer ceria. Lihat saja foto waktu sommer tahun kemaren, senyuuummm..!



Dienstag, März 30, 2004

Cerita di hari sabtu

Seperti yang dilaporkan sebelumnya (he..he..kayak wartawan aja yaa), padahal cuma ingin menjelaskan sambungan cerita sebelumnya tentang acara perpisahan dengan tante Niknik dan selamatan anaknya Pakcik Razwan, Zahra. Ternyata tidak hanya gule kambing serta menu menarik lainnya, nasi kuning pun hadir ditengah2 undangan. Sudah lama ngga makan nasi kuning, akhirnya makan juga. Tentunya ada fotonya...selamat menikmati!



Ini adalah keluarga Rosyadi (Ayahnya anak2 lagi ngambil foto, kelihatan ngga?), sedangkan bayi cantik itu adalah Zahra anaknya Pakcik Razwan.



Inilah wajah2 yang lagi hajatan, dari kiri ke kanan terus mutar lagi ke kanan (bingung....) istrinya Pakcik Razwan, Pak Razwan, Eceu Musni (yang bikin nasi kuning) dan tante Niknik.



Foto yang satu ini adalah salah seorang warga merangkap relawan yang sedang mensosialisasikan pemilu kepada undangan. Acaranya jadi komplit, kan? Tanpa di bayar dan tanpa disuruh, Pak Hendarko yang merupakan salah seorang aktivis partai dakwah ini yang juga merupakan Partai Kesayangan Saya, dengan serius menjelaskan cara mengisi surat suara melalui pos tentunya. Terima kasih Pak Hendarko!